Sutradara Fantastic Four Tak diijinkan Pakai Artis Kulit Hitam

Sutradara Fantastic Four 2015 yaitu Josh Trank mengakui bahwa dirinya dilarang untuk menggunakan akses kulit hitam guna memerankan karakter Sue Storm saat film tersebut masih di bawah naungan Fox. “Ada banyak sekali perbincangan kontroversial yang ada di balik layar tentang itu. Sebenarnya saya tertarik dengan Sue Storm yang eh dimainkan oleh aktris kulit hitam atau Johnny Storm hitam dan juga Franklin Storm hitam,” ungkap Trank  dalam sebuah wawancara yang dilansir dari CNN Indonesia.

Pengakuan Trank Tak diijinkan Pakai Aktris Kulit Hitam

“Namun saat kalian berada pandangan studio film besar seperti itu, maka semua orang ingin tetap berpikiran terbuka Siapakah yang akan menjadi bintang besar selanjutnya,” imbuhnya.

“Saat tawaran saya soal itu datang, saya mendapatkan banyak kali pertentangan untuk mengaudit wanita kulit hitam untuk orang tersebut,” ucapnya lagi menambahkan.

Disebutkan bahwa Trank yang saat itu berusia 20 tahun dengan pengalaman cuma satu film durasi panjang yakni Chronicle yang dirilis pada tahun 2012. Kemudian ia dipasangkan dengan toto sgp Michael B Jordan sebagai Johnny Storm, Red E Cathey sebagai Franklin Storm dan kemudian peran Sue Storm jatuh kepada Kate Mara. “Ketika saya kembali mengenangnya, Saya mestinya melepasnya saat sadar penentangan tersebut datang. Dan saya merasa malu soal itu bahwa itu keluar dari prinsip saya.”

“Karena itu (penentangan aktor kulit hitam) bukankah nilai yang saya pegang dalam hidup saya dan tidak akan pernah saya pegang juga. Karena saya seseorang yang selalu berbicara tentang bertahan atas apa yang saya percaya meskipun itu kemudian menghancurkan karir saya sendiri,” lanjutnya lagi.

“Dan jujur saya merasa menyesal Bawa saya tak membawanya saat saya berhadapan dengan masalah itu. Saya merasa gagal untuk hal tersebut.”

Saat film Fantastic Four dirilis pada tanggal 7 Agustus 2015 pasalnya film tersebut terbilang gagal Bagaimana caranya mendapatkan perolehan sebanyak US$ 168 juta dari budget produksi sampai dengan US$ 155 juta. Tak cuma gagal secara komersial saja, bahkan film tersebut juga diberikan predikat sebagai film terburuk dalam Golden Raspberry Award ke-36 untuk kategori Worst Director, Remake, Rip off of Sekuel dan Worst Prequel.

Disebut Gagal Karena Penulisan Naskahnya?

Kegagalan film Fantastic Four pasalnya sempat menjadi perbincangan warganet karena di situs film IMDB film tersebut mendapatkan rating 4,3 saja dari 10. Film aslinya yang dirilis pada tahun 2005 tersebut telah mendapatkan rating 5,7 dari 10.

Salah satu aktor yang berperan dalam film tersebut yaitu Miles Teller akhirnya buka suara tentang kegagalan film tentang jagoan Marvel tersebut. Aktor 29 tahun tersebut mengatakan bahwa buruknya naskah film tersebut Akhirnya membuat film ini menjadi berantakan.

“Saya pernah mendengar George Clooney mengatakan bahwa kita bisa membuat film buruk dari naskah yang baik tapi kita tidak bisa membuat film yang baik dari naskah yang buruk. Pernyataan itu sepertinya benar,” ungkapnya lebih seperti yang dikutip  dari CNN Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Kegagalan selam tersebut saat ini dijadikan olehnya sebuah pelajaran dan ia mengaku bakal mendalami naskah film yang ditawarkannya sebelum ia berperan di dalam film tersebut.

“Jika mereka mulai memberi ini untuk membuat sekolah yang lebih baik sebaiknya Anda mendalami digunakan yang diberikan. Sebab, dari pengalaman para aktor yang menang Academy Awards, naskah film pasalnya memerlukan waktu hingga mendapatkan bentuk yang tepat.”

Fakta-fakta Film Star Wars: The Rise Of Skywalkers

Salah satu film akhir tahun yang paling banyak ditunggu-tunggu adalah Star Wars: The Rise of Skywalkers yang merupakan kisah pamungkas Skywalker. Setting film ini adalah setahun pasca Star Wars: The Last Jedi. Bagi Anda para fans Star Wars pasti sudah tak sabar menunggu jadwal rilis film ini. Sebelumnya ketahui dulu beberapa fakta menariknya berikut ini!

Fakta-fakta unik film Star Wars: The Rise of Skywalkers

Inilah beberapa fakta menarik yang pasti seru untuk diketahui sebelum menyaksikan filmnya di layar lebar.

  1. Perubahan jadwal perilisan

Sebenarnya film ini akan ditayangkan serentak pada musim panas 2019. Ini karena menyesuaikan dengan spin-off Solo: A Star Wars Story. Film yang diproduksi LucasFilm kepunyaan Disney ini jadwal perilisannya akhirnya dimundurkan menjadi 19 Desember 2019. Penyebabnya konon karena terjadi beberapa masalah internal.

  • Dibesut sutradara JJ Abrams

Sebelum dipercayakan kepada JJ Abrams, film ini rencananya akan dibesut oleh Colin Trevorrow yang pernah menyutradarai film Jurasic World. Sayangnya setelah setengah jalan Trevorrow lebih memilih berhenti dari proyek tersebut dan merelakan posisinya kepada JJ Abrams. Dari konferensi pers yang digelar pihak LucasFilm disebutkan bahwa seluruh pihak terkait memang memilih untuk menempuh jalan masing-masing tanpa menjelaskan lebih detail duduk permasalahannya.

  • Teasernya sudah dirilis pada bulan April 2019

Teaser film ini telah dipublikasikan perdana pada gelaran perayaan Star Wars dua tahunan. Teaser ini merupakan potongan-potongan adegan seru yang dimainkan oleh karakter BB-8, Kyle Ren, dan Rey.

Pada potongan teaser pertama berakhir dengan karakter-karakter utama film berdiri sambil menatap serpihan Death Star, membelakangi layar. Untuk memancing keingintahuan penonton berikutnya terdengar tawa khas Emperor Palpatine.

Pada Teaser kedua LucasFilm juga hanya menampilkan potongan adegan tanpa plot sama sekali sehingga membuat para fans yang sudah menunggu-nunggu kehadirannya semakin penasaran. Di sini ketiga tokoh utama Star Wars serta C-3PO dan Chewbacca berada di planet dengan permukaan seperti padang pasir. Terlihat juga tokoh Rey yang memegang double lightsaber yang terlihat berbeda.

  • Kemunculan Carrie Fisher – Pada film ini Anda bisa menyaksikan kembali kehadiran mendiang Carry Fisher, pemeran Princess Leia. Adegan tersebut diambil dari film The Force Awakens yang urung digunakan dalam film. Dengan izin Billie Lourd, putri mendiang, adegan yang urung dipakai tersebut akhirnya dimasukkan dalam The Rise of Skywalkers.

Synopsis singkat 

Star Wars: The Rise of Skywalkers adalah bab pamungkas dalam cerita Skywalker karya Chris Terrio dan JJ Abrams. Ini kesimpulan dari pertempuran dari kebaikan dan kegelapan, Rey serta Kylo Ren. Pada trailer yang sudah ditonton lebih dari 30 juta kali tersebut terlihat Rey berlari dan menjatuhkan helamnya menuju sebuah tempat di hutan belantara. Sementara Finn yang terlihat pada setting yang berbeda berada di sebuah padang pasir dan tengah mengamati sesuatu dengan teropong miliknya. Narrator film tersebut mengatakan bahwa “itu merupakan naluri, perasaan. Kekuatan akan membawa kita bersama. 

Berikutnya terdengar suara yang berbeda: “ Kita tidak seorang diri, mereka yang baik akan bertempur bila kita bersedia memimpin.” Rey berikutnya berjalan melintasi reruntuhan sambil membawa senjata lightsaber yang di depan Kylo Ren yang juga memegang lightsaber berwarna merah menyala. Sementara rombongan TIE Fighters menghampiri sebuah gunung es dan secepat kilat muncul adegan pertempuran Kylo Ren dan Rey dengan lightsaber.

Bila Anda penasaran jangan lewatkan menyaksikanya di bioskop.