Napoli Pecat Ancelotti Usai Lolos 16 Besar Liga Champions

Napoli akhirnya memutuskan untuk memecat Carlo Ancelotti hanya beberapa saat setelah mereka memastikan bahwa mereka lolos ke babak 16 besar di Liga Champions. Napoli pasalnya lolos ke fase knock out Liga Champions pasca menang atas Genk dengan skor telak yang baik sekali yaitu 4-0. Keberhasilan tersebut tak menolong posisi Ancelotti yang berada di klub itu.

Ancelotti dipecat Usai Lolos 16 Besar

“SSC Napoli memutuskan utnuk mencabut peran pelatih utama dari Carlo Ancelotti. Hubungan persahabatan, rasa kagum di antara klub, presiden, dan juga Carlo Ancelotti tetap erat,” begitu lah tulos Napoli dalam pernyataan resminya.

Alasan utama Napoli untuk memutuskan memecat Ancelotti ini disebabkan oleh performa Napoli yang dianggap buruk di paruh pertama Serie A di musim ini. Napoli sekarang bertengger di posisi ke-7 dengan perolehan nilai 21 poin. Hasil ini pasalnya masih tertinggal 17 angka dari klub Inter Milan yang duduk di posisi pertama klasemen.

Dalam beberapa pekan terakhir ini, bubungan Aurelio de Laurentiis dan Ancelotti bisa dikatakan memburuk. Akan tetapi setelah pertandingan melawan Genk, Ancelotti masih sempat memberikan penegasan bahwa ia tak akan mundur dari kursi pelatih Napoli walaupun tak menutup kemungkinan juga ada pemecatan pada dirinya. Gennaro Gattuso menjadi calon terkuat pelatih Napoli sementara Ancelotti langsung dihubungkan dengan Everton dan Arsenal yang juga sedang mengincar manajer.

Arsenal Incar Ancelotti

Nama-nama calon pengganti Unai Emery sebagai pelatih Arsenal pun akhirnya bermunculan satu per satu dan salah satunya adalah pelatih Napoli yang baru saja dipecat, Ancelotti. Seperti yang diketahui bersama bahwa manajer Arsenal, Unai Emery, dipecat akhir bulan November lalu tepatnya tanggal 29 November 2019.

Emery Cuma bertahan selama 18 bulan saja sebagai manajer Arsenal setelah ia menggantikan posisi Arsene Wenger. Mantan pelatih Sevilla tersebut dipecat manajemen Arsenal dikarenakan menuai hasil buruk tim sejak awal musim ini. Arsenal Cuma menempati posisi kedelapan Liga Inggris dengan capaian 18 poin saja. Tim yang berasal dari London Utara terpaut 19 buah poin dari Liverpool yang mana kukuh bertahan di puncak klasemen Liga Inggris.

The Gunners pun baru saja mengalami kekalahan dari klub Jerman, Eintracht Frankfurt dengan skor 1-2 di ajang Liga Europa pada hari Jumat, akhir November lalu. Dan salah satu pelatih yang akan menggantikan suksesor Emery adalah Carlo Ancelotti.

Carlo Ancelotti sudah pernah meraih 3 gelar Liga Champions. Ia masuk dalam daftar calon menejer Arsenal. Ia dikenal juga menjadi juru racik formasi Napoli yang meskipun masuk ke 16 besar Liga Champions, terpaksa memecatnya.

Ancelotti sendiri berpeluang untuk menjadi pelatih Arsenal karena hubungannya dengan manajemen Napoli memang tak seharmonis dulu. Selain karena dianggap performanya turun dan tak mampu membawa Napoli menang di beberapa kompetisi, juga karena ia dikabarkan mendukung sikap pemain yang mana menolak kebijakan klub. Masalah ini tadinya bermula dari penolakan pemain pada permintaan bos klub untuk melakukan latihan walaupun waktu istirahatnya yang kurang.

Di Liga Italia, posisi Napoli juga tak terlalu bagus dikarenakan mereka tertinggal poin 15 poin dari Juventus, pemuncak klasemen. Ini lah salah satu alasan mengapa ada kemungkinan bahwa Ancelotti yang secara resmi sudah dilepaskan oleh Napoli bisa migrasi ke Arsenal yang menginginkannya. Namun apakah hal ini akan terjadi, semua masih belum tahu. 

Hati-hati Penipuan Berkedok Property syariah

Kasus penipuan berkedok agama kembali terjadi, yaitu berupa property syariah. Pihak berwajib telah menangkap para tersangka SM, MMD, MAA, dan AD yang terlibat dalam kasus penipuan penjualan rumah syariah. Irjen Gatot Eddy Pramono, Kapolda Metro Jaya menyatakan bahwa AD adalah direktur PT ARM Cipta Mulia yang menjalankan bisnis bidang pembangunan rumah syariah.

Jaminan tanpa riba dan bunga jadi iming-iming

Kemudian tiga tersangka yang lain, yaitu SM, MMD, dan MAA adalah karyawan marketing penjualan perumahan syariah tersebut. Kapolda menyatakan para tersangka menipu korbannya dengan menawarkan rumah syariah tanpa riba untuk membuat korban tergiur. Label perumahan syariah artinya konsumen dapat mengajukan kredit tanpa pengecekan Bank Indonesia (BI checking), serta tidak dibebankan bunga angsuran. Bisnis haram yang telah digeluti sejak tahun 2015 tersebut telah memakan hingga 270 orang dengan kerugian mencapai 23 miliar rupiah.

Meski 270 orang menjadi korban, namun hanya 41 orang yang membuat laporan resmi kepada pihak berwajib. Lebih jauh Kapolda menyatakan bahwa korban tergiur karena diiming-imingi perumahan tanpa riba, tanpa beban bunga, serta tanpa checking bank, namun hingga sekarang perumahan syariah itu tidak juga dibangun. Perumahan tersebut dijanjikan akan dibangun pada lima titik kawasan, yaitu di daerah Bogor dua perumahan, di daerah Bekasi satu perumahan, di daerah Bandung satu perumahan, dan di daerah Lampung satu perumahan. 

Dana dari korban juga telah ditransfer lewat bank syariah. Para tersangka sendiri mengaku telah membebaskan lahan pada lima lokasi tersebut menggunakan dana para korban, namun pembangunan belum dilakukan. Terakhir diketahui para tersangka justru kabur dengan membawa dana korban. Barang bukti yang disita polisi antara lain adalah brosur penjualan, buku tabungan, dan bukti pembayaran kepada korban. 

Para tersangka saat ini dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 137 Jo Pasal 154, Pasal 138 Jo pasal 45 Jo Pasal 55, Pasal 139 Jo pasal 156, pasal 145 Jo pasal 162 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2011. Hal ini terkait dengan Perumahan dan atau Pasal 3,4 dan 5 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Keempat tersangka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

Tips membeli rumah dengan aman

Agar tidak mengalami nasib sebagai korban penipuan property dengan dalih apa pun, termasuk syariah, pastikan untuk memperhatikan beberapa hal berikut!

  1. Reputasi – Cara untuk memeriksa reputasi pengembang adalah melihat bank yang bekerjasama dengan perusahaan. Selain itu ketahui proyek perumahan yang sudah pernah dikerjakan pihak pengembang. Ketahui juga badan hukum, IMB, Izin lokasi, serta legalitas lahan.
  2. Legalitas tanah – Periksa status Hak Guna Bangunan pada perumahan secara langsung pada Dinas Pertanahan setempat. Ini untuk mengetahui asal HGB yang dipakai perusahaan.
  3. Booking fee – Bila Anda diminta kepastian pembelian rumah dengan memberikan booking fee, mintalah kesepakatan tertulis bahwa pengembang bersedia mengembalikan dana tersebut bila permohonan KPR Anda ditolak bank. Ini karena ada pengembang yang tak bersedia mengembalikan dana tersebut.
  4. DP – Bila membeli rumah secara KPR sebaiknya jangan membayar DP dahulu sebelum KPR Anda disetujui. Ini untuk menghindari kesulitan penarikan dana kembali bila ternyata KPR ditolak bank.
  5. Monitor proses pembangunan – Jangan lalai memonitor proses pembangunan. Ingatlah bahwa Anda berhak mengajukan tuntutan bila hasil pembangunan ternyata menyalahi perjanjian yang sudah disepakati.
  6. SHM – Setelah rumah selesai dibangun jangan menunda-nunda meminta pihak perusahaan untuk melakukan proses Akta Jual Beli atau AJB sebagai tanda legalitas kepemilikan. Artinya Anda berhak memegang sertifikat tanah tersebut dan dapat langsung mengurusnya menjadi SHM.