Dokter Timnas Harapkan Evan Dimas Tak Cedera Parah

dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, sudah memastikan bahwa Evan Dimas Darmono akan menjalani pemeriksaan serius karena cedera yang dialaminya di laga tandang final SEA Games 2019 kemarin melawan Vietnam. pergelangan kaki kiri ketika melawan Vietnam di final SEA Games 2019 ini memang menjadi perhelatan yang sangat berat bagi kedua tim, apalagi untuk Indonesia karena Evan Dimas yang digadang menjadi penyelamat terpaksa keluar lapangan karena cederanya.

Dokter Timnas Harapkan Evan Dimas Tak Parah

Evan Dimas dikabarkan bakal menjalani pemeriksaannya dengan pencitraan resonasi magnetic atau MRI dan juga rotgen guna menentukan masalah yang terjadi di engkel kirinya setelah dihajar oleh Doan Van Hau, bek Vietnam.

“Kami MRI untuk mendiagnosa kecurigaan bandar darat kami soal cedera di antero talo vibular ligament. Setelah kami mengetahuinya. Kami bakal mengambil langkap terapi. Kami juga bakal melakukan x-ray ankle kiri untuk mengetahui apa ada kelainan sekitar tulang angkle kiri,” ungkap Syarif dilansir dari CNN Indonesia.

“Mudah-mudahan saja cederanya tidak terlalu parah sehingga penyembuhannya bisa cepat,” imbuhnya lagi.

Setibanya di Jakarta, rencananya, Evan Dimas akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Royal Progress yang berlokasi di Jakarta Utara guna menjalani pemeriksaan MRI. Menurut jadwal yang diberikan oleh PASSI, Timnas Indonesia akan meninggalkan Manila hari Rabu (11/12) ini. Dokter yang akrab disapa Papi tersebut juga turut mendampingi Timnas Indonesia di ajang SEA Games. Syarif juga turut memapah Evan Dimas dan juga fisioterapis setelah dirinya dihantam oleh Van Hau.

Syarif sendiri menjelaskan bahwa Evan Dimas berpeluang untuk sembuh dalam waktu 3 pekan kalau taka da kelainan yang serius. Sampai dengan saat itu kondisi pemain bintang itu dijaga dengan sangat ketat dan menjalani fisioterapi serta pemberian obat-obatan medis. Selain Evan Dimas, kondisi pemain-pemain Timnas Indonesia yang lain pun mendapatkan perhatian supaya berada di dalam kondisi yang tetap bugar saat kembali ke klub.

Dalam laga final SEA Games 2019, Evan Dimas Cuma bermain sampai dengan menit ke-23. Setelah dirinya ditabrak oleh Van Hau, pemain yang berasal dari klub Barito Putera tersebut tak bisa melanjutkan permainan dan akhirnya digantikan dengan Syahrian Abimanyu.

Kata Wasit Soal Tekel Van Hau pada Evan Dimas

Sudut pandang lainnya tentang cedera yang dialami oleh Evan Dimas karena tekelan dari Van Hau datang dari Wasit Thoriq Alkatiri sendiri menilai akan lain ceritanya kalau ada VAR (Video Assistant Referee).

Pelanggaran Van Hau itu terjadi ketika laga baru seumur jagung yaitu di menit ke-19 25 detik. Evan Dimas yang dapat operan dari Andy Setyo, kapten Timnas Indonesia, menggiring bola dari sisi kanan pertahanan sendiri kemudian menuju ke tengah untuk memberikan bola pada Zulfandi. Dan si saat itu, Van Hau lalu mendekati Evan Dimas dari belakang.

Kaki kirinya kemudian menendang pergelangan kaki kiri Evan Dimas yang langsung sontak tersungkur. Kemudian ia teriak kesakitan.

Gelandang Barito Putera tersebut lalu dipapah keluar langan oleh Tim Medis Timnas Indonesia dengan kaki yang pincah. Van Hau sendiri anehnya tak dapatkan kartu kuning dari sang wasit yang menjadi ‘algojo’ di pertandingan kemarin, Mohammed Alshamrani yang berasal dari Arab Saudi. “Karena kejadian cukup cepat dan taka da VAR, wasit jadi tak bisa memutuskan. Mungkin kalau ada VAR , ceritanya lain,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *